Selasa, 20 Mei 2014


Benchmarking
Banchmarking adalah proses pengukuran operasional terhadap bisnis sebuah perusahaan (kualitas produksi-jasa layanan) dengan membandingkannya keperusahaan/ institusi lain yang mempunyai produksi/ jasa layanan yang lebih baik.
Pengertian benchmarking menurut para ahli:
  1. Gregory H. Watson      Bencmarking sebagai pencarian secara berkesinambungan dan penerapan secara nyata praktik-praktik yang lebih baik yang mengarah pada kinerja kompetitif unggul.
  2. David Kearns (CEO dari Xerox)      Benchmarking adalah suatu proses pengukuran terus-menerus atas produk, jasa dan tata cara kita terhadap pesaing kita yang terkuat atau badan usaha lain yang dikenal sebagai yang terbaik.
  3. IBM     Benchmarking merupakan suatu proses terus-menerus untuk menganalisis tata cara terbaik di dunia dengan maksud menciptakan dan mencapai sasaran dan tujuan dengan prestasi dunia.
  4. Teddy Pawitra      Bencmarking sebagai suatu proses belajar yang berlangsung secara sisitematis dan terus-menerus dimana setiap bagian dari suatu perusahaan dibandingkan dengan perusahaan yang terbaik atau pesaing yang paling unggul.
  5. Goetsch dan Davis Benchmarking sebagai proses pembanding dan pengukuran operasi atau proses internal organisasi terhadap mereka yang trbaik dalam kelasnya, baik dari dalam maupun dari luar industri.
Benchmarking membutukan kesiapan “Fisik” dan “Mental”. Secara “Fisik” karena dibutuhkan kesiapan sumber daya manusia dan teknologi yang matang untuk melakukan benchmarking secara akurat. Sedangkan secara “Mental” Adalah bahwa pihak manajemen perusahaan harus bersiap diri bila setelah dibandingkan dengan pesaing, ternyata mereka menemukan kesenjangan yang cukup tinggi.
  1. Jenis-Jenis Benchmarking
Pada dasarnya terdapat empat jenis benchmarking (Dale, 1994 dalam Nasution, 200), yaitu:
1)      Internal benchmarking
Internal benchmarking merupakan infestasi asumsi  yang paling mudah diterapkan yaitu dengan membandingkan operasi diantara fungsi-fungsi dalam organisasi itu sendiri.
Dengan demikian, internal bnchmarking dapat dikatakan sebagai suatu paket upaya perbaikan terus menerus untuk mengidentifikasi praktis bisnis terbaik yang ada dalam lingkungan perusahaan sendiri. 

2)      Competitive Benchmarking
Competitive benchmarking merupakan tingkatan yang lebih lanjut dari internal benchmarking.
Competitive benchmarking berfungsi untuk memposisiskan produk perusahaan terhadap produk persaing. Competitive beancmarking terapkan produk untuk menciptakan atau meningkatkan daya saing serta mampu memperbaiki posisi produk dalam pasar yang kompetitif.
3)      Functional Benchmarking
Functional Beanchmarking merupakan jenis asumsi yang tidak harus membetasi pada perbandingan terhadap pesaing langsung.
Functional Benchmarking dapat melakukan investigasi pada perusahaan – perusahaan yang unggul dalam industri tidak sejenis. Bagaimanapun, relevansi dari perbandingan pada functional benchmarking, nilai nilai target pembanding dapat berasal dari perusahaan tidak sejenis yang unggul.
4)      Generic Benchmarking
Generic Benchmarking merupakan jenis asumsi dimana beberapa funsi bisnis dan proses adalah sama tanpa mempedulikan ketidakserupaan atau ketidaksejenisan di antara industri-industri.
Gerneric beanchmarking merupakn perluasan dari functional benchmarking.
  1. Proses Bechmarking
Kegiatan benchmarking dilakukan melalui beberapa tahapan, yang dimulai dari perencanaan, analisis, integrasi, implementasi, sehingga kematangan (Camp, 1989: 17, 259 dalam Nsution, 2001: 195-197).
1)      Perencanaan
Langkah awal dalam merencanakan benchmarking adalah mengidentifikasi proses atau operasi membutuhkan perbaikan untuk benchmarking. Langkah kedua, mencari perusahaan lain atau pesaing yang sukses dalam melakukan operasi yang sama. Langkah ketiga, menentukan jenis-jenis datan yang diperlukan serta menentukan metode pengamatan dan pengukuran yang harus dilakukan. Langkah keempat, mengadakan negoisasi dengan mitra benchmarking untuk  mencapai kesepakatan penelitian benchmarking. Pada umumnya, karakteristik perusahaan yang unggul/terbaik dalam kelasnya yang akan di-benchmarking  adalah, sebagai berikut (Karlof and  Osblom, 1993:63):
  1. Fokus pada persepsi, perbaikan kualitas produktivitas.
  2. Kesadaran atas biaya
  3. Memiliki hubungan yang dekat dengan para pelanggannya.
  4. Memiliki hubungan yang dekat dengan para pemasok
  5. Memanfaatkan teknologi mutakhir.
  6. Fokus pada core business

Contoh Benchmarking antara iphone dan samsung

Sejarah Perkembangan Iphone


iPhone merupakan salah satu produk ciptaan dari Apple yang sangat menggemparkan dunia saat kemunculannya pertama kali di tahun 2007. iPhone juga sangat digemari dan laris dalam penjualannya diseluruh dunia. Dalam sejarahnya, iPhone mengalami beberapa perkembangan design dan juga teknologinya. Mari Kita Lihat perkembangan sejarah iPhone dari awal hingga saat ini.

Pada tahun 2007, Steve Jobs dan perusahaan Apple memperkenalkan iPhone pertama mereka . iPhone seri pertama itu hanya memiliki fitur-fitur aplikasi bawaan saja tanpa bisa di tambah dengan aplikasi pihak ketiga yang dikembangkan oleh para developer. Jadi jenis iPhone generasi pertama ini tidak dapat digunakan untuk mendownload aplikasi-aplikasi baru. Walaupun begitu, iPhone seri pertama ini langsung terjual sebanyak 700 ribu di minggu pertama setelah launching.


Tahun 2010 Steve Jobs memperkenalkan iPhone 4. Dari segi design, fitur, dan spesifikasi, iPhone 4 mengalami perubahan yang sangat signifikan dari seri sebelumnya.  Menurut data, pada tahun 2010, sebuah penelitian bahkan mengungkapkan  satu dari tujuh orang yang memiliki smartphone menggunakan iPhone. iPhone 4 memecahkan rekor penjualan iPhone dengan terjual sebanyak 1,2 juta unit di minggu perdana perilisannya.



Sejarah Perkembangan Samsung Mobile Phone


Samsung Sebenarnya adalah perusahaan pembuat perangkat elektronika terbesar di dunia, dan berkantor pusat di Seocho Samsung Town di Seoul, Korea Selatan . Perusahaan ini adalah perusahaan Korea Selatan yang terbesar dan merupakan ikon dari Samsung Group, yang merupakan konglomerasi terbesar di Korea Selatan. Samsung Electronics adalah pemimpin pangsa pasar di dunia untuk lebih dari 60 produk, diantaranya adalah :
  • Semikonduktor o DRAM o SDRAM o Flash Memory o Hard Drive
  • Digital o LCD o Plasma o OLED
  • elektronik o TV o Pemutar DVD o Pemutar Blu-ray o Home cinema o set-top box o Proyektor
  • Perangkat bergerak o Handphone o Pemutar MP3 o Kamera Digital o Camcorder
  • Perangkat komputer o Monitor o Laptop o UMPC o Drive CD dan DVD o Printer laser o Faksimil
  • Perangkat rumah tangga o Kulkas o Mesin cuci o Microwave o Oven o Penyedot debu o Pendingin ruangan

Samsung Mobile Phone telah ada sejak tahun 1983. Perusahaan yang berbasis di Korea Selatan ini telah berdagang dan memproduksi barang-barang elektronik selama hampir 70 tahun. Yang unik, Samsung tidak seperti perusahaan elektronik lainnya,di mana awalnya Samsung tidak terlibat dalam pembuatan produk elektronik tetapi produk lainnya.


Hasil Analisis antara Iphone dan Samsung

Menurut penjelasan di atas memang iphone 4 lebih dulu di luncurkan sebelum Samsung galaxy ace tersebut, Dari pelanggaran paten, pihak pengadilan memang tidak memutuskan bahwa seluruhnya dilanggar oleh Samsung. Beberapa yang tidak dianggap melanggar antara lain adalah desain Galaxy Tab. Dan Samsung galaxy ace. Banyak pihak juga yang memang mengatakan bahwa Samsung telah melakukan penjiplakan terhadap produk Apple. Karena memang sudah terbukti Samsung telah melanggar hak paten dan meniru iphone. Disini sudah jelas bahwa Samsung yang melakukan benchmarking terhadap iphone. Sehingga keuntungan nya Samsung bisa lebih menguasai pasar karna memiliki harga yang sangat terjangkau oleh kalangan luas.
Baru-baru ini saja, hal mengejutkan dari pemberitaan di Amerika Serikat, terungkap bahwa Galaxy S4 mampu mengalahkan penjualan iPhone 5. Tentu ini rekor pertama kali Samsung mampu mengalahkan Apple di pasar kandang sendiri. Dikutip dari GSMarena, Samsung menempati posisi teratas pada penjualan Mei 2013 lalu di AS, Bila di AS saja Samsung mampu mengalahkan Apple, bagaimana dengan pasar di Indonesia dan negara-negara Asia lainnya. Itu sangat menguntungkan sekali bagi Samsung.

Kerugian nya untuk iphone mengalami penurunan, dan dapat dikalahkan oleh Samsung. Dari segi harga maupun kecanggihan nya. Sebenanrnya mereka pernah bekerja sama dalam hal LCD, flash memory, dan prosesor dari Samsung,  dan Apple merupakan pelanggan terbesar Samsung. Beberapa perangkat penting iPad dan iPhone, diproduksi oleh Samsung. Kesimpulannya Samsung telah melakukan bencmarking terhadap iphone walaupun tidak keseluruhan, di antaranya Samsung telah melakukan benchmarking mengenai :
iPhone Back
http://www.hakaonline.net/wp-content/uploads/2012/09/105727_paten5.jpg


iPhone Home Screen

http://www.hakaonline.net/wp-content/uploads/2012/09/105804_paten6.jpg



 Sumber:

http://sp1r1tgr4zy.wordpress.com/2013/04/04/benchmarking/
http://id.wikipedia.org/wiki/Apple_Inc.
http://www.catatansejarah.com/2010/12/sejarah-dan-perkembangan-samsunng.html
https://www.facebook.com/notes/global-teleshop/sejarah-samsung-mobile-phone-dari-awal-berdiri-hingga-sekarang/427585593931574?comment_id=6552740&offset=0&total_comments=9